---
Ciri-Ciri Isim Dzatiyah:
1. Mengacu pada sesuatu yang konkret atau nyata.
2. Dapat berupa benda hidup (makhluk) maupun benda mati.
3. Biasanya dapat disebutkan secara langsung dengan indera.
---
Contoh Isim Dzatiyah dalam Bahasa Arab:
Benda Hidup (Makhluk):
إِنْسَانٌ (insanun) = manusia
وَلَدٌ (waladun) = anak laki-laki
طِفْلَةٌ (tiflah) = bayi perempuan
حَيَوَانٌ (hayawanun) = hewan
Benda Mati:
كِتَابٌ (kitabun) = buku
قَلَمٌ (qalamun) = pena
شَجَرَةٌ (syajaratun) = pohon
بَيْتٌ (baitun) = rumah
---
Penggunaan dalam Kalimat:
1. كِتَابٌ جَدِيدٌ عَلَى الطَّاوِلَةِ
(Kitabun jadidun 'ala ath-thawilah)
= Sebuah buku baru ada di atas meja.
2. الْإِنْسَانُ يُحِبُّ الْحَيَاةَ
(Al-insanu yuhibbu al-hayah)
= Manusia mencintai kehidupan.
3. وَقَعَ الْقَلَمُ عَلَى الْأَرْضِ
(Waqa'a al-qalamu 'ala al-ardh)
= Pena jatuh ke tanah.
---
Tidak ada komentar:
Posting Komentar